TEAM BUILDING DENGAN CORE VALUE BUMN. Core value merupakan prinsip atau keyakinan fundamental yang menjadi panduan bagi individu atau organisasi dalam bertindak dan mengambil keputusan.
Amanah: Memegang teguh kepercayaan yang diberikan dengan memenuhi janji, bertanggung jawab atas tugas, serta berpegang pada nilai moral dan etika.
"Studi Kasus Bisnis":
Jenis-jenis Acara yang yang kami tawarkan dengan pendampingan mulai dari perencanaan ( Event Planner ) sampai dengan pelaksanaan kegiatan ( Event Organizer ) :
Nilai inti ini tidak hanya membentuk budaya kerja, tetapi juga memengaruhi arah perusahaan dan hubungan bisnis.
Berikut adalah langkah-langkah dan metode yang dapat digunakan untuk sosialisasi core value melalui outbound team building:
1. Tahapan umum outbound training
2. Implementasi dengan skenario permainan
3. Metode fasilitasi
4. Integrasi pasca-outbound
Nilai-nilai utama (core values) BUMN adalah AKHLAK, yang merupakan singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Akronim ini berfungsi sebagai panduan perilaku dan budaya kerja bagi seluruh sumber daya manusia di BUMN untuk mencapai tujuan perusahaan.
- Sebagai panduan perilaku: Core value menjadi kompas internal yang membimbing karyawan dalam setiap tindakan dan keputusan sehari-hari.
- Membentuk budaya kerja: Nilai-nilai inti menciptakan identitas dan budaya yang kuat di dalam organisasi, memastikan semua anggota tim memiliki arah yang sama.
- Menentukan arah dan prioritas: Core value membantu menentukan prioritas, tujuan, dan arah strategis perusahaan di masa depan.
- Mencerminkan apa yang penting: Nilai-nilai ini mewakili apa yang dianggap paling penting dan bermakna bagi sebuah organisasi atau individu.
PENERAPAN CORE VALUE DALAM DUNIA KERJA ATAU ORGANISASI
Penerapan core value dalam perusahaan diwujudkan melalui berbagai cara seperti mengintegrasikannya ke dalam setiap keputusan operasional, menanamkan nilai melalui pelatihan dan program pengembangan, serta menjadikan pemimpin sebagai teladan yang mengamalkan nilai-nilai tersebut secara konsisten. Tujuannya adalah untuk membangun budaya organisasi yang kuat, meningkatkan keterlibatan dan motivasi karyawan, serta membedakan perusahaan dari kompetitornya.
1. Integrasi dalam Keputusan dan Operasional
2. Pengembangan Sumber Daya Manusia
1. Integrasi dalam Keputusan dan Operasional
- Membuat keputusan berdasarkan nilai inti: Perusahaan dapat memastikan bahwa setiap keputusan, mulai dari strategi bisnis hingga rutinitas harian, selaras dengan core value perusahaan, misalnya dengan mengutamakan pelanggan (customer first) atau integritas.
- Menciptakan budaya yang otentik: Dengan memiliki core value yang jelas, perusahaan dapat membangun identitas yang kuat dan berbeda dari pesaing, serta menjadikannya pedoman dalam segala aktivitasnya.
2. Pengembangan Sumber Daya Manusia
- Pelatihan dan pengembangan: Mengadakan pelatihan dan program pengembangan kompetensi yang selaras dengan core value perusahaan, seperti pelatihan tentang soft skill untuk kolaborasi atau integritas.
- Pengakuan dan sertifikasi: Memberikan pengakuan atas kemampuan karyawan yang mencerminkan nilai-nilai inti melalui sertifikasi atau uji kompetensi.
- Penilaian kinerja: Memasukkan core value dalam sistem penilaian kinerja agar karyawan termotivasi untuk mengamalkannya dalam pekerjaan sehari-hari.
- Menjadi role model: Pemimpin perusahaan harus menjadi teladan dalam mengamalkan core value untuk menunjukkan komitmen dan mendorong karyawan agar ikut menerapkannya.
- Memiliki tim champion: Menunjuk beberapa individu untuk menjadi "juara" core value yang dapat memimpin dan menggerakkan penerapan nilai-nilai inti di organisasi, seperti yang dilakukan oleh PetroChina yang memimpin program ini melalui HRD-nya.
- Mendengarkan dan melibatkan karyawan: Melibatkan karyawan dalam penetapan dan penerapan core value agar mereka merasa memiliki nilai-nilai tersebut dan lebih termotivasi untuk menjalankannya.
- Membangun kepercayaan: Membangun kepercayaan melalui transparansi, kejujuran, dan akuntabilitas yang merupakan bagian dari core value untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif.
- Contoh di lingkungan BUMN: Penerapan core value AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) yang menjadi pedoman perilaku bagi setiap SDM untuk membentuk budaya kerja yang kuat di BUMN.
- Contoh di PetroChina: Program champion core value yang dipimpin oleh HRD dan dukungan penuh dari manajemen untuk mengamalkan nilai-nilai inti di seluruh lapisan organisasi.
SOSIALISASI CORE VALUE MELALUI PROGRAM OUTBOUND TEAM BUILDING
Metode sosialisasi core value melalui outbound team building merupakan pendekatan pembelajaran modern yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai inti perusahaan kepada karyawan. Pendekatan ini menggabungkan aktivitas di luar ruangan dengan simulasi dan tantangan yang dirancang untuk memengaruhi perilaku, mengasah soft skills, dan memperkuat kerja sama tim.
Berikut adalah langkah-langkah dan metode yang dapat digunakan untuk sosialisasi core value melalui outbound team building:
1. Tahapan umum outbound training
- Pembentukan pengalaman (Experience): Peserta terlibat dalam permainan atau tantangan yang membutuhkan kerja sama tim, komunikasi, dan pengambilan keputusan.
- Perenungan pengalaman (Reflect): Setelah permainan selesai, fasilitator memimpin diskusi untuk merefleksikan pengalaman yang baru saja dilalui. Peserta diajak untuk menganalisis apa yang terjadi dan mengapa.
- Pembentukan konsep (Form Concept): Fasilitator membantu peserta menghubungkan pengalaman dari permainan dengan core value perusahaan. Ini adalah tahap kunci di mana nilai-nilai inti dijelaskan secara konkret.
- Pengujian konsep (Test Concept): Peserta diajak untuk menerapkan konsep baru ini dalam situasi kerja sehari-hari, memastikan bahwa pembelajaran dari outbound dapat diterapkan secara nyata.
2. Implementasi dengan skenario permainan
- Penyisipan core value dalam narasi: Setiap permainan atau simulasi dirancang dengan narasi atau cerita yang secara implisit mengandung core value tertentu. Contoh:
- Permainan: Treasure Hunt atau pencarian harta karun.
- Narasi: Tim harus bekerja sama memecahkan teka-teki untuk menemukan "harta karun" berupa visi atau target perusahaan.
- Core Value yang disosialisasikan: Kerja sama, ketangkasan, dan fokus pada target.
- Permainan: Balap rafting atau arung jeram.
- Narasi: Tim harus mendayung dengan sinkron dan berkomunikasi efektif untuk mencapai garis akhir di tengah tantangan arus yang deras.
- Core Value yang disosialisasikan: Kekompakan, komunikasi, dan adaptasi terhadap perubahan.
- Pembekalan singkat di awal kegiatan (briefing): Sebelum memulai permainan, fasilitator memberikan briefing yang mengaitkan tujuan permainan dengan core value yang relevan. Ini memastikan peserta memahami makna di balik tantangan yang akan dihadapi.
3. Metode fasilitasi
- Penggunaan metafora dan analogi: Fasilitator menggunakan metafora yang diambil dari pengalaman outbound untuk menjelaskan core value. Misalnya, "Seperti saat kita mengangkat teman di permainan tadi, kita harus saling percaya untuk bisa mencapai puncak".
- Diskusi kelompok terarah (guided group discussion): Setelah permainan, fasilitator tidak hanya bertanya "bagaimana rasanya?", tetapi mengarahkan pertanyaan spesifik:
- "Bagian mana dari permainan ini yang paling membutuhkan kerja sama tim?"
- "Apakah ada anggota tim yang menunjukkan sikap (sebutkan core value) saat kesulitan?"
- "Bagaimana kalian akan menerapkan pelajaran dari permainan ini di tempat kerja?"
4. Integrasi pasca-outbound
- Sesi review dan follow-up: Setelah kembali ke kantor, diadakan sesi tindak lanjut untuk mengulas kembali pengalaman dan komitmen peserta dalam menerapkan core value.
- Pelaporan dan evaluasi: Setiap tim diminta membuat laporan sederhana atau presentasi tentang bagaimana mereka melihat implementasi core value dalam permainan yang telah dilakukan.
- Pengingat visual: Hasil foto atau video dari kegiatan outbound dapat digunakan sebagai pengingat visual tentang pengalaman yang dialami bersama, yang kemudian dihubungkan dengan core value perusahaan.
TEAM BUILDING DENGAN CORE VALUE BUMN | Pendekatan Nila Budaya AKHLAK
Nilai-nilai utama (core values) BUMN adalah AKHLAK, yang merupakan singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Akronim ini berfungsi sebagai panduan perilaku dan budaya kerja bagi seluruh sumber daya manusia di BUMN untuk mencapai tujuan perusahaan.
Amanah: Memegang teguh kepercayaan yang diberikan dengan memenuhi janji, bertanggung jawab atas tugas, serta berpegang pada nilai moral dan etika.
Kompeten: Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas diri untuk menjawab tantangan yang berubah dan membantu orang lain belajar.
Harmonis: Saling peduli dan menghargai perbedaan dengan menghargai setiap orang tanpa memandang latar belakangnya dan membangun lingkungan kerja yang kondusif.
Loyal: Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara dengan menjaga nama baik, rela berkorban untuk tujuan yang lebih besar, serta melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh.
Adaptif: Terus berinovasi dan antusias dalam menghadapi perubahan dengan cepat menyesuaikan diri dan terus menerus melakukan perbaikan mengikuti perkembangan teknologi.
Kolaboratif: Membangun kerja sama yang sinergis dengan memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi dan terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah.
CONTOH FUN GAMES TEAM BUILDING DENGAN CORE VALUE AKHLAK-BUMN
Berikut adalah beberapa contoh fun games untuk team building yang dapat disesuaikan dengan setiap nilai inti AKHLAK BUMN:
AMANAH
Permainan ini melatih tanggung jawab dan kepercayaan.
"Lalu Lintas Buta":
"Lalu Lintas Buta":
- Cara bermain: Setiap tim terdiri dari beberapa orang. Satu orang akan ditutup matanya dan harus berjalan melewati rintangan di area yang ditentukan. Anggota tim lainnya bertugas memberikan instruksi verbal untuk memandu orang yang matanya tertutup agar tidak menabrak rintangan.
- Tujuan: Melatih kepercayaan kepada rekan satu tim, komunikasi yang jelas, dan tanggung jawab terhadap keselamatan anggota lain.
KOMPETEN
Permainan ini mendorong pembelajaran, pengembangan diri, dan pemecahan masalah.
"Studi Kasus Bisnis":
- Cara bermain: Setiap tim diberi studi kasus yang berkaitan dengan tantangan atau masalah bisnis yang relevan dengan BUMN. Mereka harus bekerja sama untuk menganalisis masalah, menyusun strategi, dan mempresentasikan solusi terbaik dalam waktu terbatas. Tujuan: Meningkatkan kemampuan analitis, kreativitas, dan kolaborasi dalam memecahkan masalah kompleks.
HARMONIS
Permainan ini membangun hubungan positif dan menghargai perbedaan.
"Jaring Laba-laba":
"Jaring Laba-laba":
- Cara bermain: Tim harus melewati sebuah jaring tali yang merepresentasikan tantangan bersama. Setiap "lubang" dalam jaring hanya boleh dilewati satu orang, dan anggota tim harus saling membantu mengangkat dan memandu satu sama lain.
- Tujuan: Menumbuhkan rasa saling tolong-menolong, empati, dan membangun lingkungan kerja yang kondusif.
LOYAL
Permainan ini memperkuat komitmen kepada perusahaan dan kepentingan bersama.
"Estafet Visi & Misi":
"Estafet Visi & Misi":
- Cara bermain: Setiap tim diberi potongan-potongan dari visi dan misi perusahaan yang teracak. Mereka harus menyusunnya dengan benar secepat mungkin. Setelah itu, setiap tim harus membuat yel-yel pendek yang mencerminkan visi dan misi tersebut.
- Tujuan: Menguatkan pemahaman dan komitmen terhadap tujuan perusahaan.
ADAPTIF
Permainan ini melatih kemampuan beradaptasi dan fleksibilitas.
"Penyelamatan Telur":
"Penyelamatan Telur":
- Cara bermain: Setiap tim diberi telur mentah dan beberapa bahan sederhana (misalnya, sedotan, karet gelang, dan koran). Mereka harus membangun struktur pelindung agar telur tidak pecah saat dijatuhkan dari ketinggian tertentu. Di tengah permainan, aturan atau bahan tambahan bisa diubah untuk melatih adaptasi.
- Tujuan: Mengajarkan inovasi dan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan mendadak.
KOLABORATIF
Permainan ini mendorong kerja sama dan sinergi.
"Simpul Manusia" (Human Knot):
"Simpul Manusia" (Human Knot):
- Cara bermain: Peserta berdiri melingkar, lalu saling bergandengan tangan dengan orang yang tidak berada tepat di sampingnya, sehingga membentuk simpul. Tim harus bekerja sama untuk mengurai simpul tersebut tanpa melepaskan pegangan tangan.
- Tujuan: Meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan kerja tim yang efektif untuk mencapai tujuan bersama.
PENYEDIA JASA EO TEAM BUILDING UNTUK INSTANSI BUMN
Ada banyak Event Organizer (EO) spesialis team building untuk instansi BUMN, seperti MARI KITA KEMON.COM yang menyediakan layanan profesional, EO ini menawarkan berbagai program team building dengan pendekatan berbeda, mulai dari kegiatan di alam terbuka hingga kombinasi di dalam dan luar ruangan, yang dirancang untuk meningkatkan kerja sama tim, komunikasi, dan rasa percaya antar karyawan.
Mari Kita Kemon merupakan penyedia Jasa Event Organizer (EO) yang berpusat di Bandung untuk kegiatan gathering, outbound, dan meeting adalah penyedia jasa profesional yang merancang, merencanakan, dan melaksanakan acara-acara tersebut bagi klien, termasuk mengelola konsep, anggaran, vendor, logistik, serta memastikan kelancaran dan kesuksesan acara mulai dari persiapan hingga evaluasi pasca-acara.
Jenis-jenis Acara yang yang kami tawarkan dengan pendampingan mulai dari perencanaan ( Event Planner ) sampai dengan pelaksanaan kegiatan ( Event Organizer ) :
- Gathering: Baik itu company gathering, family gathering, maupun reuni, biasanya diisi dengan kegiatan yang membangun kebersamaan.
- Outbound: Aktivitas fisik dan mental yang bertujuan untuk membangun team building, kepemimpinan, dan komunikasi, baik untuk perusahaan maupun sekolah. Serta aktivitas outdoor lainnya seperti water sport, advnture offroad, paintball, dsb
- Meeting: Mengelola acara rapat dengan konsep yang menarik dan menghilangkan kebosanan, seringkali digabungkan dengan kegiatan gathering atau outbound.
- Fieldtrip Sekolah : Aktivitas untuk peleajar, Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, menyegarkan pikiran, memperluas wawasan, serta mengembangkan keterampilan sosial dan kemandirian siswa
- Program Lanjut Usia : aktivitas untuk lanjut usia mencakup kombinasi aktivitas fisik, kognitif, dan sosial yang bertujuan menjaga kesehatan fisik, mental, dan kualitas hidup
- Program Pra Pensiun : adalah mempersiapkan individu secara holistik untuk menjalani masa pensiun yang produktif dan bahagia, dengan fokus pada pemberdayaan diri agar dapat mengisi waktu secara positif setelah tidak lagi bekerja.
Cakupan jasa EO kami tidak hanya untuk area Bandung (Lembang, Pangalengan, Ciwidey), dengan penampingan tim pendukung yang profesional dan memiliki integritas tinggi kami melayani event di kota lain seperti Jakarta, Garut, Sukabumi, Kuningan, Tegal, Yogyakarta, Semarang, Malang, sampai luar Pulau seperti Pulau Seribu, Bali, Bangka Belitung dsb
Pastikan menyerahkan acara Gathering, Outbound serta acara Meeting anda dengan pendampingan dari Event Organizer kami.
Hubungi kontak kami
Jasa EO untuk Gathering Outbound Meeting
