Sejarah Outbound di Indonesia. Outbound adalah serangkaian aktivitas pengembangan diri dan kerja sama tim yang biasanya dilakukan di luar ruangan, menggunakan pendekatan pembelajaran melalui pengalaman (experiential learning). Kegiatan ini melibatkan permainan dan tantangan fisik maupun mental untuk melatih keterampilan, memecahkan masalah, dan memperkuat hubungan antarpeserta.
Manfaat utama outbound yang kita kenal saat ini,
- Meningkatkan kerjasama tim: Peserta didorong untuk bekerja sama dan saling mendukung dalam menghadapi tantangan, seperti dalam permainan seperti tarik tambang atau arung jeram.
- Mengembangkan keterampilan interpersonal: Outbound membantu peserta untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kepercayaan, dan cara berinteraksi satu sama lain.
- Melatih jiwa kepemimpinan: Kegiatan ini bisa menjadi sarana untuk mengasah kemampuan dalam mengambil keputusan dan memimpin kelompok. Membentuk karakter dan pola pikir: Peserta belajar untuk memecahkan masalah secara kreatif dan kritis, serta menjadi lebih berani dalam bertindak dan berpendapat.
- Membangun adaptasi: Peserta didorong untuk dapat beradaptasi dengan baik dalam berbagai kondisi, termasuk kondisi yang tidak terduga.
MULAI KAPAN AKTIVITAS OUTBOUND MENJADI BAGIAN DARI KEGIATAN MANUSIA
Outbound mulai dikenal oleh manusia sejak zaman kuno, terutama dalam bentuk pelatihan militer dan pendidikan jasmani . Bangsa Yunani kuno dan Romawi menggunakan aktivitas fisik dan tantangan kelompok untuk melatih tentara dan warga negara mereka dalam hal kepemimpinan, kerja tim, dan ketahanan .
Namun, konsep outbound modern, yang berfokus pada pengembangan pribadi dan tim melalui pengalaman di luar ruangan, sebagian besar berasal dari gagasan Kurt Hahn, seorang pendidik Jerman. Pada tahun 1930-an, Hahn mendirikan sekolah Gordonstoun di Skotlandia, yang menekankan pendidikan holistik, termasuk tantangan fisik dan ekspedisi luar ruangan, untuk membangun karakter siswa.
Puncak pengembangannya terjadi selama Perang Dunia II, ketika Hahn mendirikan Outward Bound pertama di Aberdyfi, Wales, pada tahun 1941. Tujuannya adalah untuk melatih para pelaut muda agar dapat bertahan hidup di laut dalam kondisi yang sulit, dengan fokus pada ketahanan mental, fisik, dan kerja sama tim. Program inilah yang menjadi cikal bakal gerakan outbound seperti yang kita kenal sekarang, yang kemudian menyebar ke seluruh dunia untuk tujuan pendidikan, korporasi, dan terapi .
Namun, konsep outbound modern, yang berfokus pada pengembangan pribadi dan tim melalui pengalaman di luar ruangan, sebagian besar berasal dari gagasan Kurt Hahn, seorang pendidik Jerman. Pada tahun 1930-an, Hahn mendirikan sekolah Gordonstoun di Skotlandia, yang menekankan pendidikan holistik, termasuk tantangan fisik dan ekspedisi luar ruangan, untuk membangun karakter siswa.
Puncak pengembangannya terjadi selama Perang Dunia II, ketika Hahn mendirikan Outward Bound pertama di Aberdyfi, Wales, pada tahun 1941. Tujuannya adalah untuk melatih para pelaut muda agar dapat bertahan hidup di laut dalam kondisi yang sulit, dengan fokus pada ketahanan mental, fisik, dan kerja sama tim. Program inilah yang menjadi cikal bakal gerakan outbound seperti yang kita kenal sekarang, yang kemudian menyebar ke seluruh dunia untuk tujuan pendidikan, korporasi, dan terapi .
OUTBOUND MENJADI BAGIAN DARI AKTIVITAS EDUKASI DAN WISATA
Outbound menjadi bagian dari aktivitas edukasi dan wisata karena menggabungkan keseruan petualangan alam dengan tujuan pembelajaran seperti pengembangan diri, kerja sama tim, dan penguatan karakter. Model pembelajaran experiential learning ini memungkinkan peserta belajar secara langsung dari pengalaman melalui permainan dan tantangan di luar ruangan, menjadikannya metode edukasi yang efektif dan menyenangkan sekaligus sebagai bentuk rekreasi.
Outbound sebagai aktivitas edukasi
Outbound sebagai aktivitas wisata
Outbound sebagai aktivitas edukasi
- Pengembangan diri: Melalui tantangan seperti panjat tebing atau flying fox, peserta belajar mengambil keputusan, mengatasi rasa takut, dan membangun kepercayaan diri.
- Keterampilan sosial: Kegiatan kelompok mendorong kerja sama, komunikasi, dan toleransi antar anggota tim untuk menyelesaikan tantangan bersama.
- Pembelajaran karakter: Outbound menjadi sarana untuk belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab bersama, dan manajemen emosi melalui pengalaman langsung.
- Pembelajaran holistik: Outbound melengkapi pembelajaran di dalam kelas dengan menyediakan pengalaman belajar yang lebih dinamis, fisik, dan emosional.
Outbound sebagai aktivitas wisata
- Wisata edukasi: Tempat wisata kini menawarkan paket outbound sebagai atraksi edukatif yang menggabungkan liburan dengan pembelajaran yang bermakna.
- Alternatif rekreasi: Outbound menawarkan cara rekreasi yang berbeda dengan aktivitas fisik dan petualangan di alam terbuka atau tertutup.
- Pariwisata berbasis pengalaman: Kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan, tetapi juga pengalaman yang berharga, membangun koneksi pribadi, serta menyegarkan pikiran di luar rutinitas harian.
SEJARAH OUTBOUND MULAI MASUK DI INDONESIA
Outbound masuk ke Indonesia pada tahun 1990 dengan didirikannya Outward Bound Indonesia (OBI) oleh Djoko Kusumowidagdo. Awalnya, kegiatan ini lebih difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia, seperti pelatihan kepemimpinan dan karakter untuk kalangan profesional, dengan belajar melalui pengalaman di alam terbuka. Seiring waktu, konsep ini berkembang dan diterapkan pada berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan.
Sejarah perkembangan outbound di Indonesia
Sejarah perkembangan outbound di Indonesia
- 1990: Pendirian Outward Bound Indonesia (OBI)
- Djoko Kusumowidagdo mendirikan OBI setelah mendapatkan lisensi dari Outward Bound International.
- Fokus utama OBI adalah pengembangan sumber daya manusia melalui tiga pilar: kepemimpinan, karakter, dan edukasi berbasis pengalaman.
- Konsep dasarnya adalah belajar melalui aksi nyata di alam terbuka, bukan hanya dari teori.
- Perkembangan selanjutnya:
- Setelah OBI berdiri, banyak lembaga lain yang mulai bermunculan untuk menyediakan layanan pelatihan serupa.
- Kegiatan outbound tidak lagi terbatas pada pelatihan perusahaan, tetapi juga merambah ke sekolah dan universitas.
- Seiring berjalannya waktu, jenis aktivitas outbound menjadi lebih beragam, mulai dari permainan tim yang ringan hingga kegiatan berisiko tinggi seperti rafting atau flying fox.
Ragam Aktivitas Outbound Yang Berkembang di Indonesia
Di Indonesia, aktivitas outbound semakin beragam, tidak hanya berfokus pada pelatihan tim konvensional, tetapi juga mencakup kegiatan yang bersifat edukatif dan petualangan yang memacu adrenalin. Ragam kegiatan ini dirancang untuk berbagai tujuan, mulai dari membangun keakraban hingga mengasah keterampilan kepemimpinan.
Berikut adalah ragam aktivitas outbound yang berkembang dan populer di Indonesia:
Berikut adalah ragam aktivitas outbound yang berkembang dan populer di Indonesia:
Aktivitas Berbasis Petualangan & Adrenalin
Jenis kegiatan ini dirancang untuk menantang peserta secara fisik dan mental, sering kali memanfaatkan keindahan alam Indonesia.
- Flying Fox: Meluncur di atas tali dari satu titik ke titik lain, memberikan sensasi terbang dan memacu adrenalin.
- Rafting (Arung Jeram): Kegiatan menyusuri sungai dengan perahu karet, membutuhkan kerja sama tim yang solid untuk menghadapi arus deras.
- Paintball: Permainan simulasi pertempuran dengan menggunakan proyektil cat, melatih strategi, kepemimpinan, dan komunikasi taktis.
- High Ropes Course: Tantangan berjalan, meniti, atau bergelantungan di atas ketinggian menggunakan tali dan jembatan gantung, fokus pada keberanian dan rasa saling percaya.
- Orienteering dan Survival Skill: Aktivitas yang mengajarkan navigasi di alam bebas dan keterampilan dasar bertahan hidup, sering dilakukan di area perkemahan.
Permainan Tim (Team Building Games)
Aktivitas ini lebih berfokus pada interaksi kelompok, komunikasi, dan pemecahan masalah bersama dalam suasana yang lebih santai.
- Spider Web: Tim harus melewati jaring laba-laba raksasa tanpa menyentuh benang, melatih perencanaan dan eksekusi strategi bersama.
- Trust Fall: Satu peserta menjatuhkan diri dari ketinggian dan ditangkap oleh anggota tim lainnya, bertujuan membangun kepercayaan antar anggota.
- Pipa Bocor: Tim diminta mengisi pipa yang bocor dengan air menggunakan peralatan terbatas, mengasah kemampuan beradaptasi dan kerja sama.
- Pesan Berantai: Permainan komunikasi verbal atau non-verbal yang menguji seberapa efektif informasi dapat disampaikan dalam tim.
- Tebak Kata dan Estafet: Permainan ringan yang efektif untuk ice breaking dan membangun keakraban di awal sesi.
Outbound Edukatif
Semakin berkembang pula jenis outbound yang mengintegrasikan pembelajaran dengan alam, seperti program berkebun, kerajinan daur ulang, atau observasi lingkungan yang cocok untuk kegiatan sekolah atau keluarga.
Pemilihan jenis aktivitas ini sangat bergantung pada tujuan program, apakah untuk pelatihan kepemimpinan, rekreasi semata, atau membangun dinamika tim yang lebih kuat.
OUTBOUND YANG MENGGABUNGKAN MUATAN ENTERTAINMENT & OLAH RAGA
Outbound yang menggabungkan unsur entertainment dan olahraga (dikenal juga sebagai sportainment) fokus pada kegiatan fisik yang menantang namun dikemas secara menyenangkan, interaktif, dan sering kali kompetitif layaknya sebuah pertandingan.
Berikut adalah beberapa ide dan jenis kegiatan yang mengombinasikan kedua unsur tersebut:
Olahraga: Melibatkan daya tahan fisik, kecepatan, dan navigasi.
Entertainment: Misi yang kreatif, elemen kejutan, dan kerja sama tim yang intens membuat suasana menjadi seru dan menghibur.
Olahraga: Tarik tambang, estafet air/tepung, atau permainan pipa bocor yang membutuhkan koordinasi fisik.
Entertainment: Seragam tim yang unik, yel-yel, upacara pembukaan/penutupan, dan "medali" lucu.
Olahraga: Rafting (arum jeram) atau kayaking melatih kekuatan fisik dan koordinasi tim untuk menaklukkan arus sungai.
Entertainment: Sensasi memacu adrenalin, pemandangan alam, dan momen basah-basahan bersama tim sangat menghibur.
Olahraga: Melibatkan lari, tiarap, dan bergerak cepat di medan tempur buatan.
Entertainment: Adrenalin, strategi, dan canda tawa saat "menembak" rekan kerja.
Olahraga: Memanjat, menjaga keseimbangan di jembatan tali, dan meluncur dengan flying fox.
Entertainment: Sensasi ketegangan, dukungan dari tim di bawah, dan rasa puas setelah berhasil menyelesaikan tantangan.
Berikut adalah beberapa ide dan jenis kegiatan yang mengombinasikan kedua unsur tersebut:
1. Amazing Race / Treasure Hunt
Konsep ini menggabungkan aktivitas fisik (berlari, hiking, navigasi) dengan hiburan memecahkan teka-teki dan menyelesaikan misi di berbagai pos.Olahraga: Melibatkan daya tahan fisik, kecepatan, dan navigasi.
Entertainment: Misi yang kreatif, elemen kejutan, dan kerja sama tim yang intens membuat suasana menjadi seru dan menghibur.
2. Olympic Games Outbound (Miniatur Olimpiade)
Peserta dibagi menjadi beberapa "negara" atau tim dan berkompetisi dalam serangkaian perlombaan yang diadaptasi dari cabang olahraga, tetapi dengan aturan yang lebih lucu dan santai.Olahraga: Tarik tambang, estafet air/tepung, atau permainan pipa bocor yang membutuhkan koordinasi fisik.
Entertainment: Seragam tim yang unik, yel-yel, upacara pembukaan/penutupan, dan "medali" lucu.
3. Petualangan Air (Water Adventure)
Kegiatan ini menawarkan tantangan fisik di alam terbuka dengan suasana rekreasi yang menyenangkan.Olahraga: Rafting (arum jeram) atau kayaking melatih kekuatan fisik dan koordinasi tim untuk menaklukkan arus sungai.
Entertainment: Sensasi memacu adrenalin, pemandangan alam, dan momen basah-basahan bersama tim sangat menghibur.
4. Paintball / Airsoft Gun
Simulasi perang ini sangat menguji strategi, kelincahan, dan kerja sama tim dalam suasana yang menegangkan sekaligus seru.Olahraga: Melibatkan lari, tiarap, dan bergerak cepat di medan tempur buatan.
Entertainment: Adrenalin, strategi, dan canda tawa saat "menembak" rekan kerja.
5. High Ropes Course & Flying Fox
Aktivitas di ketinggian ini menantang keberanian dan keseimbangan fisik.Olahraga: Memanjat, menjaga keseimbangan di jembatan tali, dan meluncur dengan flying fox.
Entertainment: Sensasi ketegangan, dukungan dari tim di bawah, dan rasa puas setelah berhasil menyelesaikan tantangan.
Tips Merancang Outbound Sportainment
- Sesuaikan level: Pastikan tantangan fisik cocok untuk semua peserta.
- Fokus pada kerjasama: Meskipun kompetitif, rancang permainan yang membutuhkan kolaborasi untuk menang, bukan hanya kemampuan individu.
- Sediakan ice breaking: Mulailah dengan permainan ringan untuk mencairkan suasana sebelum masuk ke inti acara yang lebih menantang.
Mari Kita Kemon merupakan penyedia Jasa Event Organizer (EO) yang berpusat di Bandung untuk kegiatan gathering, outbound, dan meeting adalah penyedia jasa profesional yang merancang, merencanakan, dan melaksanakan acara-acara tersebut bagi klien, termasuk mengelola konsep, anggaran, vendor, logistik, serta memastikan kelancaran dan kesuksesan acara mulai dari persiapan hingga evaluasi pasca-acara.
Jenis-jenis Acara yang yang kami tawarkan dengan pendampingan mulai dari perencanaan ( Event Planner ) sampai dengan pelaksanaan kegiatan ( Event Organizer ) :
- Gathering: Baik itu company gathering, family gathering, maupun reuni, biasanya diisi dengan kegiatan yang membangun kebersamaan.
- Outbound: Aktivitas fisik dan mental yang bertujuan untuk membangun team building, kepemimpinan, dan komunikasi, baik untuk perusahaan maupun sekolah. Serta aktivitas outdoor lainnya seperti water sport, advnture offroad, paintball, dsb
- Meeting: Mengelola acara rapat dengan konsep yang menarik dan menghilangkan kebosanan, seringkali digabungkan dengan kegiatan gathering atau outbound.
- Fieldtrip Sekolah : Aktivitas untuk peleajar, Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, menyegarkan pikiran, memperluas wawasan, serta mengembangkan keterampilan sosial dan kemandirian siswa
- Program Lanjut Usia : aktivitas untuk lanjut usia mencakup kombinasi aktivitas fisik, kognitif, dan sosial yang bertujuan menjaga kesehatan fisik, mental, dan kualitas hidup
- Program Pra Pensiun : adalah mempersiapkan individu secara holistik untuk menjalani masa pensiun yang produktif dan bahagia, dengan fokus pada pemberdayaan diri agar dapat mengisi waktu secara positif setelah tidak lagi bekerja.
Cakupan jasa EO kami tidak hanya untuk area Bandung (Lembang, Pangalengan, Ciwidey), dengan penampingan tim pendukung yang profesional dan memiliki integritas tinggi kami melayani event di kota lain seperti Jakarta, Garut, Sukabumi, Kuningan, Tegal, Yogyakarta, Semarang, Malang, sampai luar Pulau seperti Pulau Seribu, Bali, Bangka Belitung dsb
Pastikan menyerahkan acara Gathering, Outbound serta acara Meeting anda dengan pendampingan dari Event Organizer kami.
Hubungi kontak kami
Jasa EO untuk Gathering Outbound Meeting
