Fieldtrip Sekolah : Pengertian, Manfaat dan Rekomendasi Tempat Fieldtrip Yang Seru !. Fieldtrip, karyawisata, atau studi tour merupakan kegiatan pembelajaran di luar kelas yang melibatkan peserta didik untuk mengunjungi tempat-tempat tertentu demi mendapatkan pengalaman langsung, memperkaya pemahaman, dan menunjang pengetahuan yang telah dipelajari di dalam kelas. Kegiatan ini sering kali bertujuan sebagai metode pembelajaran untuk melihat atau mempraktikkan langsung materi pelajaran di lingkungan nyata.
Karakteristik dan tujuan :
Karakteristik dan tujuan :
- Pengalaman langsung: Peserta didik dapat mengamati secara langsung objek atau tempat yang dipelajari, seperti mengunjungi museum, perkebunan, pabrik, atau laboratorium.
- Pembelajaran interaktif: Memungkinkan peserta didik untuk berinteraksi langsung, mengajukan pertanyaan, dan berdiskusi dengan lingkungan sekitar sehingga belajar lebih aktif.
- Motivasi belajar: Kegiatan ini dapat meningkatkan minat belajar karena metode yang lebih variatif dan jauh dari suasana monoton di kelas.
- Pengembangan keterampilan: Peserta didik dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, observasi, penelitian, dan sosial seperti kerja sama dan komunikasi.
- Aplikasi teori: Mengaitkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik atau kenyataan di lapangan.
PENGERTIAN FIELDTRIP YANG WAJIB DIKETAHUI
Fieldtrip sekolah adalah kegiatan belajar yang dilakukan di luar kelas dengan mengajak siswa mengunjungi tempat atau objek tertentu yang relevan dengan materi pelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung, memperkaya wawasan, serta menghubungkan teori yang dipelajari di sekolah dengan dunia nyata.
Pengertian dan tujuan fieldtrip untuk Kegiatan Sekolah
- Studi lapangan: Fieldtrip merupakan bentuk studi lapangan yang memberikan pengalaman belajar berbasis pengalaman di komunitas mereka.
- Menghubungkan teori dan praktik: Siswa dapat melihat, menganalisis, dan memahami secara langsung objek atau konsep yang dipelajari, seperti mengunjungi kebun binatang untuk belajar tentang ekosistem atau pabrik untuk melihat proses produksi.
- Mengembangkan pemikiran kritis: Kegiatan ini merangsang kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan kemampuan sosial seperti kemandirian dan kerja sama.
- Meningkatkan minat belajar: Fieldtrip membuat pembelajaran lebih menarik dan tidak monoton dibandingkan hanya belajar di dalam kelas.
- Pengalaman baru: Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan dapat membantu siswa memahami hubungan antara berbagai mata pelajaran.
MANFAAT PENTINGNYA FIELDTRIP BAGI SISWA SEKOLAH
Program field trip sangat penting karena memberikan pengalaman belajar langsung yang dapat memperluas wawasan, meningkatkan motivasi, dan mengembangkan berbagai keterampilan sosial serta kemandirian siswa. Selain itu, kegiatan ini juga membantu menghilangkan kejenuhan belajar di kelas, membangun karakter seperti keberanian dan tanggung jawab, serta dapat memberikan inspirasi dan wawasan tentang dunia kerja.
Manfaat utama program field trip
- Pengalaman belajar langsung: Siswa dapat melihat, mengamati, dan berinteraksi langsung dengan objek atau lingkungan yang dipelajari, seperti mengunjungi museum, kebun binatang, atau situs sejarah.
- Meningkatkan motivasi belajar: Suasana baru di luar kelas dapat membuat siswa lebih segar dan termotivasi untuk belajar, serta membuat pembelajaran lebih menyenangkan.
- Mengembangkan keterampilan sosial: Siswa belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan memecahkan masalah dalam tim saat berinteraksi dengan teman dan narasumber di lokasi.
- Meningkatkan kemandirian dan tanggung jawab: Siswa diajak untuk lebih mandiri dalam mengelola barang bawaan dan mengikuti instruksi, serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri selama kegiatan.
- Menambah wawasan dan perspektif: Siswa dapat memperluas pandangan dan memahami berbagai perspektif baru, baik tentang ilmu pengetahuan, budaya, maupun profesi.
- Memicu kreativitas dan inspirasi: Lingkungan baru dan pengalaman langsung dapat memicu kreativitas dan imajinasi siswa untuk mengembangkan ide-ide baru.
- Membantu pengembangan karakter: Siswa bisa menumbuhkan keberanian, empati, dan sikap berani dalam menghadapi tantangan baru.
Pelaksanaan Program Fieldtrip Sekolah
Waktu pelaksanaan field trip sebaiknya dilakukan setelah materi pelajaran relevan dipelajari di kelas, yaitu saat akhir semester atau menjelang akhir tahun ajaran untuk memberikan pengalaman belajar langsung. Hal ini penting agar siswa dapat mengaitkan teori di kelas dengan praktik di lapangan. Selain itu, beberapa sekolah menjadwalkan field trip sesuai kalender akademik, contohnya setelah ujian akhir semester.
Pertimbangan waktu pelaksanaan:
Pertimbangan waktu pelaksanaan:
- Setelah materi dipelajari: Lakukan field trip setelah siswa memahami konsep yang akan dipelajari di lapangan untuk memaksimalkan manfaat edukasi.
- Akhir semester atau tahun ajaran: Ini adalah waktu yang populer karena dapat digunakan untuk mengapresiasi pencapaian siswa dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan di akhir periode pembelajaran.
- Sesuai kalender akademik: Beberapa sekolah memiliki jadwal rutin yang sudah ditetapkan dalam kalender akademik tahunan, misalnya di akhir semester ganjil atau genap.
FIELDTRIP UNTUK SISWA TK, PAUD & SD
Pilihan field trip untuk anak TK, PAUD, dan SD dapat disesuaikan dengan usia dan tujuan pembelajaran, seperti mengunjungi kebun binatang, museum sains, pasar tradisional, dinas pemadam kebakaran, atau taman kota. Selain lokasi yang umum, aktivitas seperti cooking class, petting zoo, atau ekspedisi "perburuan harta karun" di sekitar lingkungan juga dapat memberikan pengalaman belajar yang konkret, edukatif, dan menyenangkan.
Rekomendasi field trip
- Alam dan lingkungan:
- Kebun binatang atau taman safari: Mengenalkan aneka satwa dan ekosistemnya secara langsung.
- Taman kota atau hutan kota: Memberikan pengalaman eksplorasi alam, bermain di luar ruangan, dan belajar tentang tumbuhan.
- Dinas pemadam kebakaran: Mengajarkan tentang keselamatan, mengenalkan profesi, dan melatih keberanian serta rasa ingin tahu.
- Pertanian atau kebun: Mengenalkan cara menanam, merawat, dan memanen tumbuhan, serta memberikan pengalaman "petting zoo" jika ada hewan ternak.
- Edukasi dan budaya:
- Museum sains atau museum anak: Menyajikan konsep sains dan sejarah dengan cara yang interaktif dan mudah dipahami.
- Pasar tradisional atau supermarket: Mengajarkan tentang nama-nama bahan makanan, cara bertransaksi, dan pentingnya berbelanja.
- Klinik gigi atau rumah sakit: Mengenalkan cara menjaga kesehatan dan menumbuhkan keberanian anak untuk memeriksakan diri.
- Pusat kebudayaan: Memperkenalkan pakaian adat, tarian daerah, dan rumah adat Indonesia secara langsung.
- Keterampilan praktis:
- Cooking class: Melatih motorik halus, kemampuan mengikuti instruksi, dan bereksperimen dengan rasa.
- Perburuan harta karun: Kegiatan eksplorasi sederhana di lingkungan sekitar yang melatih observasi dan pemecahan masalah.
- Playground edukatif: Tempat seperti Funtasia atau Minitopia yang menggabungkan permainan dan elemen edukasi sains.
- Keterampilan fisik:
- Kolam renang atau taman air: Melatih motorik kasar, keberanian, dan mengenalkan konsep keselamatan di air.
- Taman bermain outbound: Melatih ketangkasan, keberanian, dan kerjasama melalui permainan yang menantang secara fisik.
Tips memilih field trip
- Sesuaikan dengan usia: Pilih kegiatan yang sesuai dengan kemampuan fisik dan kognitif anak.
- Prioritaskan keamanan: Pastikan tempat yang dipilih aman dan memiliki fasilitas yang memadai untuk anak-anak.
- Fokus pada tujuan pembelajaran: Pilihlah kegiatan yang dapat mendukung kurikulum dan membantu siswa belajar hal baru di luar kelas. Libatkan orang tua: Dukungan orang tua dapat membantu pelaksanaan field trip agar lebih lancar dan efektif.
FIELDTRIP UNTUK SISWA SMP & SMA
Field trip untuk SMP dan SMA dapat mencakup berbagai destinasi seperti museum, situs sejarah, dan taman nasional untuk tujuan studi sejarah dan budaya, atau perkebunan hidroponik, kebun binatang, dan pusat ilmu pengetahuan untuk mengaplikasikan konsep sains. Selain itu, kegiatan seni dan budaya lokal bisa menjadi pilihan, seperti workshop membatik atau kunjungan ke kampung budaya. Pilihan destinasi disesuaikan dengan jenjang usia dan tujuan pembelajaran, mulai dari penguatan pemahaman hingga pengembangan keterampilan hidup.
Ide Field Trip Berdasarkan Tujuan Pembelajaran Siswa SMP & SMA
- Studi Sejarah dan Budaya:
- Museum: Kunjungi museum seperti Museum Fatahillah atau Museum Seni Rupa dan Keramik untuk belajar sejarah, seni, dan kebudayaan secara langsung.
- Situs Bersejarah: Jelajahi situs-situs bersejarah seperti Candi Borobudur, keraton, atau monumen untuk memahami perjuangan dan perjalanan bangsa.
- Kearifan Lokal: Kunjungi kampung budaya seperti Kampung Budaya Sindang Barang untuk mempelajari dan menghargai tradisi lokal.
- Studi Sains dan Lingkungan:
- Ilmu Pengetahuan dan Teknologi: Kunjungi pusat ilmu pengetahuan seperti Puspa Iptek atau Museum IPTEK untuk eksplorasi sains.
- Alam dan Konservasi: Jelajahi kawasan konservasi seperti Clungup Mangrove Conservation untuk mempelajari ekosistem pesisir dan konservasi alam, atau hutan edukasi seperti Gunung Walat untuk belajar tentang alam.
- Agrikultur: Kunjungi perkebunan hidroponik atau agrowisata untuk melihat aplikasi praktis pelajaran biologi.
- Astronomi: Jelajahi planetarium atau pusat astronomi untuk belajar tentang ilmu antariksa.
- Pengembangan Seni dan Keterampilan:
- Workshop Kreatif: Ikuti workshop seperti membatik, melukis gerabah atau kaos, dan membuat kerajinan dari tanah liat di tempat-tempat seperti Bale Seni Barli.
- Seni Pertunjukan: Saksikan pertunjukan budaya atau ikuti kegiatan seni interaktif seperti angklung interaktif.
Manfaat Field Trip untuk Siswa SMP & SMA
- Pemahaman Materi: Siswa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi pelajaran melalui pengalaman langsung daripada hanya teori di kelas.
- Pengembangan Keterampilan: Melatih keterampilan observasi, berpikir kritis, komunikasi, kerja sama, dan kemandirian.
- Pembelajaran Kontekstual: Siswa dapat menghubungkan pengetahuan yang dipelajari di sekolah dengan aplikasi nyata di kehidupan sehari-hari.
- Karakter dan Karakteristik: Membangun karakter melalui pengalaman langsung, interaksi, dan pemahaman terhadap lingkungan di luar sekolah.
REKOMENDASI TEMPAT FIELDTRIP DENGAN BERBAGAI TEMA.
Pilihan tema tempat menarik untuk field trip sekolah meliputi tema edukasi, seperti museum dan pusat sains; tema alam, seperti taman nasional dan kebun binatang; dan tema budaya, seperti situs bersejarah dan desa wisata. Selain itu, ada juga tema kunjungan industri (pabrik, pertanian) dan tema kepedulian sosial (panti asuhan) yang dapat dipilih.
Tema edukasi
- Museum: Kunjungan ke museum sejarah, seni, atau sains yang interaktif akan memberikan pengalaman belajar yang langsung.
- Pusat Sains/Planetarium: Tempat yang cocok untuk siswa belajar tentang konsep ilmiah melalui pameran yang interaktif.
- Peternakan atau Kebun: Mengunjungi pertanian (kebun organik) atau peternakan dapat mengenalkan proses bercocok tanam dan perawatan hewan.
- Kunjungan Industri: Mempelajari proses produksi secara langsung di pabrik makanan, teknologi, atau otomotif.
- Pusat Energi/Daur Ulang: Belajar tentang energi ramah lingkungan atau proses pengelolaan sampah di pabrik daur ulang.
- Taman Nasional/Cagar Alam: Menjelajahi alam untuk belajar tentang ekosistem, konservasi, dan keberlanjutan.
- Kebun Binatang: Mengenalkan siswa pada beragam jenis hewan dan habitatnya.
- Pantai atau Gunung: Aktivitas seperti trekking atau hanya menikmati keindahan alam dapat menjadi pengalaman yang menyegarkan dan edukatif.
- Agrowisata: Tempat yang menggabungkan aktivitas pertanian, peternakan, dan alam, seperti yang ada di Cimory.
- Situs Bersejarah: Mengunjungi candi, benteng, atau kota lama untuk memahami sejarah dan budaya secara mendalam.
- Kampung Wisata Tradisional/Desa Wisata: Mengenal budaya, permainan tradisional, dan kearifan lokal.
- Keraton: Mempelajari sejarah dan budaya Jawa secara langsung.
- Taman Budaya/Festival Budaya: Mengikuti acara budaya untuk merasakan langsung kekayaan seni dan budaya Indonesia.
- Kunjungan ke Kampus: Memperkenalkan siswa dengan dunia perkuliahan.
- Kunjungan ke Panti Asuhan: Mengembangkan rasa empati dan kepedulian sosial kepada sesama.
- Wisata Kerajinan: Melihat dan mempelajari proses pembuatan kerajinan tangan.
- Workshop: Mengikuti workshop seperti membuat tembikar untuk meningkatkan fokus dan kreativitas.
Keunggulan utama menyelenggarakan karyawisata (field trip) sekolah dengan pendampingan Event Organizer (EO) profesional adalah efisiensi operasional dan peningkatan keamanan.
Berikut adalah rincian keunggulan Kegiatan Filedtrip Dengan Pendampingan EO:
- Perencanaan yang Efisien dan Terstruktur: EO memiliki pengalaman dalam menyusun jadwal perjalanan yang logistik, akomodasi, transportasi, dan tujuan kunjungan secara optimal. Hal ini mengurangi beban kerja guru dan staf sekolah secara signifikan.
- Manajemen Anggaran yang Lebih Baik: EO dapat membantu negosiasi harga terbaik untuk tiket masuk, penginapan, dan transportasi karena memiliki jaringan relasi industri, yang sering kali menghasilkan biaya yang lebih hemat atau nilai tambah fasilitas.
- Peningkatan Keamanan dan Manajemen Risiko: Profesional EO terlatih untuk mengantisipasi dan menangani keadaan darurat, memiliki protokol keamanan yang jelas, dan memastikan semua penyedia layanan (misalnya, operator bus atau hotel) memenuhi standar keselamatan yang diperlukan.
- Fokus pada Nilai Edukasi: Dengan urusan logistik ditangani oleh EO, para guru dan pendamping dapat lebih fokus pada tujuan pembelajaran, interaksi dengan siswa, dan memastikan tercapainya target edukasi dari kegiatan field trip tersebut.
- Fleksibilitas dan Akses ke Jaringan Luas: EO sering kali memiliki akses ke lokasi atau aktivitas eksklusif yang mungkin sulit dijangkau jika sekolah mengurusnya sendiri, serta kemampuan untuk menyesuaikan rencana perjalanan sesuai kebutuhan spesifik sekolah.
Mari Kita Kemon merupakan penyedia Jasa Event Organizer (EO) yang berpusat di Bandung untuk kegiatan gathering, outbound, dan meeting adalah penyedia jasa profesional yang merancang, merencanakan, dan melaksanakan acara-acara tersebut bagi klien, termasuk mengelola konsep, anggaran, vendor, logistik, serta memastikan kelancaran dan kesuksesan acara mulai dari persiapan hingga evaluasi pasca-acara.
Jenis-jenis Acara yang yang kami tawarkan dengan pendampingan mulai dari perencanaan ( Event Planner ) sampai dengan pelaksanaan kegiatan ( Event Organizer ) :
- Gathering: Baik itu company gathering, family gathering, maupun reuni, biasanya diisi dengan kegiatan yang membangun kebersamaan.
- Outbound: Aktivitas fisik dan mental yang bertujuan untuk membangun team building, kepemimpinan, dan komunikasi, baik untuk perusahaan maupun sekolah. Serta aktivitas outdoor lainnya seperti water sport, advnture offroad, paintball, dsb
- Meeting: Mengelola acara rapat dengan konsep yang menarik dan menghilangkan kebosanan, seringkali digabungkan dengan kegiatan gathering atau outbound.
- Fieldtrip Sekolah : Aktivitas untuk peleajar, Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, menyegarkan pikiran, memperluas wawasan, serta mengembangkan keterampilan sosial dan kemandirian siswa
- Program Lanjut Usia : aktivitas untuk lanjut usia mencakup kombinasi aktivitas fisik, kognitif, dan sosial yang bertujuan menjaga kesehatan fisik, mental, dan kualitas hidup
- Program Pra Pensiun : adalah mempersiapkan individu secara holistik untuk menjalani masa pensiun yang produktif dan bahagia, dengan fokus pada pemberdayaan diri agar dapat mengisi waktu secara positif setelah tidak lagi bekerja.
Cakupan jasa EO kami tidak hanya untuk area Bandung (Lembang, Pangalengan, Ciwidey), dengan penampingan tim pendukung yang profesional dan memiliki integritas tinggi kami melayani event di kota lain seperti Jakarta, Garut, Sukabumi, Kuningan, Tegal, Yogyakarta, Semarang, Malang, sampai luar Pulau seperti Pulau Seribu, Bali, Bangka Belitung dsb
Pastikan menyerahkan acara Gathering, Outbound serta acara Meeting anda dengan pendampingan dari Event Organizer kami.
Hubungi kontak kami
Jasa EO untuk Gathering Outbound Meeting